saat itu, mataku terpaku pada bulir air mu tuhan
terpejam mata ini sesaat
melalui terowongan gelap bawah jurang
tertimpa reruntuh riuh yang geram
kering tulang tak bertahan
pun berhela tak mampu
terikat aku dengan waktu
lagi-lagi gila itu menggeliat
masih pada pejaman itu
lintasan kristal megah hendak permisi
namun ia ragu
tak tentu regu
aku meriang
aku menggigil
lalu aku lepas pejaman itu
malah abu-abu membelenggu
peluh menetes dari mata
menggeliat ditulang pipiku
adakah larung dalam sebab
adakah tanya dalam makna
-f (from heart, deepest heart)
terpejam mata ini sesaat
melalui terowongan gelap bawah jurang
tertimpa reruntuh riuh yang geram
kering tulang tak bertahan
pun berhela tak mampu
terikat aku dengan waktu
lagi-lagi gila itu menggeliat
masih pada pejaman itu
lintasan kristal megah hendak permisi
namun ia ragu
tak tentu regu
aku meriang
aku menggigil
lalu aku lepas pejaman itu
malah abu-abu membelenggu
peluh menetes dari mata
menggeliat ditulang pipiku
adakah larung dalam sebab
adakah tanya dalam makna
-f (from heart, deepest heart)
Komentar
Posting Komentar