Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

03/08/2018 -kesantuyan

Secangkir kopi hitam temani senduku Sebungkus batangan putih menyempurnakan kebiruan malam ini Angin lembah bertiup kencang seperti detak jantungku pada saat itu Pada saat kau yang menjadi kopi dan batang putih itu... Malam ini ku menangis Menangis melihat diriku yang tak tau bagaimana rasanya bahagia Mungkin malam ini ku bisa mati Karena nadiku hanya untukmu Jadi, bagaimana bisa nadiku bekerja jika kau tak disini? Aku kembali ke beranda Pikir akan terbawa oleh mimpi dalam lelap Malah tangis yang mengundang Terbayang masa yang terlalu indah itu untukku, entah untukmu -f (from heart, deepest heart)

21/08/2018 -panggilan tambang

Rintihan sendu dalam kata Jeritan rindu dalam makna Sakitnya jiwa dalam diam Perihnya raga dalam meriam Tahan, ini kehidupan Kuat, yang harus kuterapkan Semangat, omong kosong dari orang sok paham Aku, menyeret diri untuk ke makam Sadar, sadar!!! Imanku harus berperan Doaku harus berpesan Sadar, sadar!!! Keras kehidupan Susah pertahanan Rusak kebahagiaan Cinta tak tersampaikan Sesakit apa jiwaku Hanya tuhan yang tahu Sesakit apa hatiku Tanya pada dirimu Mati Selalu menari dalam pikirku Mati Selalu ingin menjadi rumahku Kamu hidup Tapi hati kamu mati Lebih baik aku mati Tapi hati ku hidup -f (from heart, deepest heart)

04/08/2018 -pada Bandung itu

Malam ini, Bandung menyapaku Bandung sedang dingin dinginnya Sedingin cinta yang membeku dalam detik Bedanya Bandung masih bisa bernafas dengan alunan anginnya namun cinta sudah mati dengan elegi Sinar bulan menerangi jalanku Hembusan rindu yang selalu menemaniku Seakan mencabik situasi yang ingin ku perbaiki Merusak semua yang sudah hampir ku penuhi Malam ini, Bandung menyapaku Ia seakan bercerita tentang keriaan yang selalu ia miliki Ia seakan mengajakku untuk memasuki avonturnya Singkatnya, ia mendorongku untuk berdamai "Berdamai dengan siapa?" tanyaku "Berdamai dengan rintihan tangis yang tak kunjung luntur dari hati yang sudah terlalu rusak" ujarnya -f (from heart, deepest heart)