Langsung ke konten utama

Postingan

Postingan terbaru

Campur Aduk Vitamin Pada Salad Buah

Oleh: Ferenzkey Alvinda Rachmani 29 April 2020 Siapa yang tak pernah dengar makanan segar yang bernama Salad? Ya, Salad seringkali dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang menjalani diet ataupun hidup sehat, menjadikannya sebagai makanan yang identik dengan kesehatan dan kurang cocok jika dikonsumsi oleh orang yang tidak menjalani hidup sehat.  Beberapa waktu lalu, mungkin masih banyak orang yang mengira bahwa Salad adalah makanan yang kurang enak. Namun sekarang, Salad sudah memiliki kedudukan yang sama dengan makanan-makanan kurang sehat yang sangat digemari orang awam. Salad yang banyak digemari adalah Salad Buah Selain segar dan nikmat, kedua Salad buah tersebut juga memiliki vitamin yang ditinggi. Berikut adalah kandungan vitamin yang terdapat pada Salad buah, yang dilansir dari alodokter.com Buah-Buahan kaya akan serat Tidak seperti lemak, protein, atau pun karbohidrat yang dicerna dan diserap oleh tubuh, serat tidak dicerna oleh tubuh. Akan tetapi, zat yang tidak dapa...

Naskah Drama *Harga Mati*

“Harga Mati” Tokoh: Slamet: Belagu, Pemalas, Jenaka, Suami Ratih Ratih: Penuh emosi, Pemalas, Istri Slamet Merry: Peduli Iyem: Ramah Laki-laki: Belagu, tidak menghargai orang lain BABAK 1 Hujan lebat beserta angin kencang menghampiri perkampungan kumuh, yaitu kampung Kali. Kampung ini di huni oleh orang-orang yang kelewat miskin dan enggan memperbaiki hidupnya. Makan sehari-hari hanya mengharapkan pemberian orang atau mengais sisa makanan di gunung sampah. Semerbak bau gunung sampah semilir di hidung para warga terutama yang berada persis didepan gunung tersebut, yaitu rumah pasangan suami istri yang tidak beranak, Slamet dan Ratih. Suara hujan berserta angin Slamet Eleh eleeehhhh, ujan angin… bushok!! [sambil menyandarkan tangan di lobang yang menyerupai pintu rumah] Ratih Waduh pakkk, ancur nih pak aduh [berteriak dari dalam rumah] Slamet Hhhh [sambil menengok, namun tak peduli] Ratih Aduh paakk, iki loh pakk [masih berteriak dan semakin panik] Slamet Masa...

Resensi Buku Sintaksis

Resensi Buku Sintaksis

29/11/2018 -Honey

saat itu, mataku terpaku pada bulir air mu tuhan terpejam mata ini sesaat melalui terowongan gelap bawah jurang  tertimpa reruntuh riuh yang geram kering tulang tak bertahan pun berhela tak mampu terikat aku dengan waktu lagi-lagi gila itu menggeliat masih pada pejaman itu lintasan kristal megah hendak permisi namun ia ragu tak tentu regu aku meriang aku menggigil lalu aku lepas pejaman itu malah abu-abu membelenggu peluh menetes dari mata menggeliat ditulang pipiku adakah larung dalam sebab adakah tanya dalam makna  -f (from heart, deepest heart)

8/11/2018 -Anak Alku

Gincu memudar  Tanda setoran masuk akal Tepat pukul dua malam Diselasar trotoar Bakar rokok Duduk bersila Semakin sejahtera Semakin ku gila Ini uang selawat Siapa yang mati? Ayunda ini rumit Terkontaminasi oleh riang Sayangnya hanya terkontaminasi Dalamnya bilur Lalu siapa yang mati??? Ya tentu Tentunya bukan aku Tuhan tidak sudi mengajak kotoran kambing masuk ke akhirat Malaikat ini abadi Bermandikan dosa atas kenikmatan berahi